PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT : KELOMPOK ANAK-ANAK PELESTARI BUDAYA

KETUA PELAKSANA: DOSEN PROGRMAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNMAS DENPASAR

(Ni Putu Nita Anggraini, SE., MM)

  • Pengabdian kepada masyarakat (PKM) kelompok anak-anak pelestari budaya di lakukan di Desa Tangeb, Kabupaten Badung.  Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini terselenggara atas kerjasama Universitas Mahasaraswati Denpasar dengan Kemenristek Dikti, dimana program ini diketuai oleh Ni Putu Nita Anggraini, SE., MM dan anggota Dra. Ni Luh Sukanadi, M.Hum.
    Kelompok seni anak-anak  yang dikordinir oleh I Made Subawa dengan 3 temannya, yaitu I Made Adi Perbawa, I Putu Bagus Semara dan Rai Kencana memiliki permasalahan ketrampilan dalam memainkan musik tradisional, seperti gambelan gong, beleganjur, rindik dan gender wayang. Sementara kelompok penari tarian tradisonal Bali yang dikordinir oleh Ni Made Rai Rista Dewi juga belum memiliki ketrampilan yang memadai karena mereka tidak memiliki biaya untuk membayar honor pelatih, sarana untuk tarian. Masalah ini menjadi penghambat walaupun mereka memiliki bakat seni dan kepedulian terhadap pelestarian budaya. Universitas Mahasaraswati Denpasar bekerjasama dengan Kemenristek Dikti ‘hadir’ ditengah mereka untuk memberi solusi. Adapun hal-hal yang telah dilakukan pada kelompok music tradisional adalah pelatihan music beleganjur, gender, rindik, angklung dan pemberian peralatan gender wayang dan rindik. Hal yang dilakukan pada kelompok tari adalah pelatihan Tari Oleg Tamulilingan, Tari Merak Agelo, Tari Legong Keraton, Tari Marga Pati dan pemberian bantuan seperangkat pakaian Tari Oleg. Untuk mempertahankan dan meningkatkan minat kelompok anak-anak pelestari budaya ini kami membentuk sanggar dengan nama Madu Suara.

     

Kembali ke halaman Utama»

Facebook Page