PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT :

SENI PATUNG BERBASIS LIMBAH

KETUA PELAKSANA: DOSEN PROGRAM STUDI MANAJEMEN, FAKULTAS EKONOMI UNMAS DENPASAR

(Ni Putu Ayu Sintya Saraswati, SE.,MM)

  • Kesenian patung dan ukiran yang berada di Desa Singapadu kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar memiliki potensi untuk dikembangkan. Salah satu kerajinan seni yang masih dominan di sukai oleh konsumen adalah produk seni berbasis casting, yang memiliki harga murah, desain bervariasi serta pengerjaannya tidak terlalu lama. Produk seni patung berbasis limbah menjadi produksi unggulan di daerah Gianyar karena tingginya permintaan khususnya dari wisatawan mancanegara. Mengingat proses produksi seni patung berbasis home industry, maka eksistensi usaha ini harus mendapat perhatian dan dukungan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sebagai mata pencaharian utama dan melaksanakan program ekonomi kerakyatan yang dicanangkan pemerintah. PKM merupakan program kemitraan masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Ditjen Penguatan Risbang Kemenristekdikti yang bertujuan untuk membentuk/mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial, membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat, dan meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain yang dibutuhkan (softskill dan hardskill). Adapun tim pelaksana PKM Seni Patung Berbasis Limbah di Desa Singapadu Kaler, Gianyar, Bali sebagai ketua Ni Putu Ayu Sintya Saraswati, SE.,MM, dengan Anggota Pande Ketut Ribek, SE, M.M dan Dr. I Wayan Mudana, M.PAR. Pengabdian ini memiliki 2 mitra yaitu Kadek Fernandes dan Ketut Sukarsana. Adapun hasil capaian dalam program ini terdiri dari aspek produksi, manajemen sdm dan pemasaran seperti berikut: 1. Masing-masing mitra diberikan 1 paket silicone. Paket silicone digunakan untuk membuat cetakan patung dari karet silicone. 2. Pemberian mesin molen bertujuan untuk memudahkan mitra dalam mencampurkan bahan material, tenaga dan waktu dalam pengerjaan dapat di minimalisir sehingga pekerjaan menjadi lebih efektif. 3. Mesin pembuka baut sangat bermanfaat bagi mitra karena dapat meminimalisir waktu. 4. Troli sangat dibutuhkan bagi mitra, Hal ini disebabkan karena patung yang dihasilkan besar dan berat, biasanya patung diangkat dengan tangan secara manual, dan menghabiskan waktu serta tenaga yang cukup banyak 5. Rak pajangan sangat dibutuhkan bagi mitra, mengingat selama ini mitra hanya memajang patung secara sembarangan dan tidak tertata dengan baik. 6. Pemberian drum besar bertujuan agar limbah lime stone yang bertumpuk tidak beraturan dapat di rapikan. 7. Masker dan slop tangan sangat penting bagi mitra. Ini disebabkan karena selama proses produksi, mitra melakukan kontak langsung dengan bahan material seperti pasir dan batu, selain itu terdapat pula bahan kimia dan banyak debu. 8. Pembuatan kartu nama bertujuan untuk mendukung mitra dalam melakukan promosi serta memperkenalkan produk yang dimiliki 9. Pembuatan website dan media sosial sangat penting bagi mitra sebagai media promosi. 10. Buku kas sangat penting bagi mitra untuk membantu mitra dalam mencatat transaksi kas masuk dan kas keluar sehingga memudahkan bagi mitra untuk mengetahui keuntungan dan kerugian usaha. 11. Penataan layout sangat diperlukan bagi mitra. Mengingat tempat pemajangan patung yang tidak tertata dengan baik membuat mitra sulit dalam memasarkan produknya, tempat berjualan menjadi jorok dan kusam sehingga kurang mampu menarik pembeli. Solusi yang ditawarkan adalah penataan layout agar lebih rapi dan bersih sehingga terlihat lebih indah. 12. Penyuluhan serta pendampingan pembuatan pembukuan sederhana akan memberikan pengetahuan bagi kedua mitra tentang kondisi usahanya mengalami keuntungan ataupun kerugian. 13. Penyuluhan dan pendampingan pemasaran online sangat diperlukan bagi mitra. Ini disebabkan karena mitra hanya memasarkan produk lewat pasar lokal. Dengan adanya sarana pemasaran secara online diharapkan dapat meningkatkan penjualan mitra. 14. Membuatan SOP agar para mitra mampu bekerja dengan benar dan mempermudah untuk mengevaluasi penerapan yang tidak konsisten dalam kualitas dan kuantitas suatu produk. Dengan terlaksananya program kemitraan masyarakat, tidak lupa para mitra mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Unmas Denpasar atas segala bantuan pendampingan dan pembinaan yang diberikan. Dengan adanya program PKM ini diharapkan kedepannya memberikan kemajuan pada kedua mitra, mampu meningkatkan kualitas serta kuantitas produk patung dengan inovasi serta kreatifitas yang tinggi. Sehingga dengan program ini, mampu memberikan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

     

Kembali ke halaman Utama»

Facebook Page